Multimedia Databases
Dec 19th, 2009 by indrakharisma
Data multimedia secara umum mempunyai 5 jenis, yaitu Text, Grafiks, Image, Audio, dan Vid-eo. untuk data teks, database relational telah mendukung dengan sangat baik, namun kurang untuk tipe data yang lain. Dalam bukunya Silberschatz mengungkapkan trend tipe data baru yaitu data temporal, data spasial, dan data multimedia[DSC]. Data multimedia memfokuskan diri pada penyimpanan data multimedia image, audio, dan video. sedangkan teks disimpan di database relational dan grafiks bisa disimpan pada data spasial.Data multimedia seperti gambar, audio, dan video merupakan bentuk data yang semakin populer sekarang ini. Namun penyimpanannya masih dilakukan secara terpisah dari database. Penyimpanan semacam ini tidak menjadi masalah ketika jumlah objek multimedia tersebut kecil, dimana fitur yang disediakan database tidak cukup berguna. Fitur database menjadi penting ketika jumlah objek multimedia yang disimpan besar. Isu-isu seperti update transaksi, fasilitas query, dan indexing menjadi penting. Objek multimedia memiliki atribut deskriptif seperti kapan file dibuat, siapa pembuatnya, dan untuk kategori apa file dibuat.
Pendekatan penyimpanan obyek multimedia
Salah satu pendekatan untuk membangun sebuah database objek multimedia seperti ini adalah dengan menggunakan database untuk menyimpan atribut deskriptif dan untuk melacak dimana file tersebut disimpan. Penyimpanan data multimedia diluar database mengakibatkan inkonsistensi, seperti file tercatat di database tetapi isinya tidak ada, atau sebaliknya.
Oleh karena itu penting menyimpan data multimedia di dalam database. Namun penyimpanan obyek multimedia didalam database juga mempunyai kelemahan yaitu ukuran database yang membesar sehingga juga mempengaruhi performa database itu sendiri.
Namun menyimpan obyek multimedia dalam database mempunyai banyak keuntungan, diantaranya [KRAR]
- Manageability : kemudahan mengelola data multimedia, melakukan pencarian, pembaruhan, dan lain-lain.
- Security : bagi obyek multimedia yang hanya boleh dilihat oleh user tertentu saja, bisa dikontrol dengan lebih mudah jika menyimpan obyek multimedia di database.
- Backup/Recovery : mekanisme backup yang lebih mudah, karena dengan membackup database berarti juga membackup obyek multimedianya juga.
- Extensibility : obyek multimedia yang tersimpan di database pada prinsipnya lebih mudah untuk di olah, misalnya ketika dibutuhkan obyek tersebut di konversi ke format lain, atau melakukan resize ukuran dari obyek multimedia.
Dibalik kelebihan yang disebutkan tersebut, terdapat juga beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya ukuran database yang pasti akan membengkak ukurannya, yang mengakibatkan performa database, walaupun sudah terdapat teknologi cache, namun performanya masih belum menyamai ketika obyek database disimpan di filesistem.
Pendekatan penyimpanan obyek multimedia
Berdasarkan jenis database yang ada saat ini, terdapat 3 jenis database yaitu relational database, object oriented database, dan object relational database. Implementasi multimedia database kedalam ke tiga jenis database tersebut adalah sebagai berikut
- Relational Database
Ada dua cara yaitu menyimpan obyek multimedia dengan mengunakan tipe untuk obyek besar (BLOB - binary large object) dan menggunakan teks sesuai dengan nama file. menyimpan dengan BLOB berarti menyimpan obyek multimedia di database, sedangkan jika menyimpan teks nama file berarti obyek multimedia tetap disimpan di filesistem. - Object Relational Database
Tipe yang di desain khusus untuk multimedia , contoh : Oracle Multimedia, selain menyimpan obyek multimedia di dalam tipe data khusus didatabase, dapat juga mengextrak attribut (resolusi gambar, format kompresi) - Object oriented Database
Class yang di desain khusus untuk multimedia
Isu dalam multimedia database
Berikut beberapa isu yang muncul jika data mutimedia ditempatkan di database. [DSC]
- Database harus mampu menyimpan objek dalam ukuran besar karena data multimedia dapat menempati penyimpanan hingga beberapa gigabyte. Banyak sistem database yang tidak mendukung penyimpanan objek yang lebih dari beberapa gigabyte. Namun dengan perkembang database, saat ini kapasitas penyimpanan obyek semakin besar dan besar. Selain itu terdapat juga teknologi kompresi yang membantu untuk mengkompresi ukuran obyek multimedia.
- continuous-media data. Kemampuan untuk melakukan streaming obyek multimedia, karena beberapa obyek multimedia memerlukan kemampuan tersebut untuk presentasi. sebagai contoh, jika data audio tidak diambil pada saat yang tepat pada data video, maka akan terjadi kesenjangan dengan data suara. Jika data yang diberikan terlalu cepat, mungkin akan terjadi sistem overflow yang mengakibatkan hilangnya data.
- Similarity-based retrieval diperlukan dalam aplikasi database multimedia. Sebagai contoh, database yang menyimpan data sidik jari harus menyediakan query untuk mengambil gambar sidik jari — sidik jari dalam database yang sama dengan query yang dimasukkan harus dapat diterima.
Aplikasi multimedia database
Banyak aplikasi yang mengunakan prinsip multimedia database, contoh yang popular adalah flick.com dan youtube.com. kedua situs online tersebut menyediakan layanan penyimanan obyek multimedia.
Selain itu ada juga Google googles yang revolusi dalam cara pencarian, dalam aplikasinya pengguna mengirim foto sebagai query pencariannya, sistem akan mengembalikan hasil pencarian sesuai kesamaan content foto tersebut dengan obyek multimedia yang terdapat di sistem.
[DSC] Silberschatz, Korth, Sudarshan, Database System Concepts Fourth Edition, The McGraw-Hill Companies, 2001.
[KRAR] Marcel Kratochvil, The move to store images in the database, http://www.oracle.com/technology/products/intermedia/htdocs/why_images_in_database.html , diakses 8 desember 2009
Randi on
diki on
indra on
qowiyu on
TOLONG DONG.. KIRA-KIRA SOFTWARE DATABASE APA YANG BISA MENYIMPAN DATA DALAM BENTUK SUARA ? KLU ADA NAMANYA APA SEKALIAN DENGAN SOFTWARE KLU ADA.. TRIMS.. VERY-VERY TRIMS.. MOHON BALASANNYA…..!!
software database yang biasa dipakai sudah bisa koq
biasanya mengunakan typedata BLOB, jadi suara tersebut disimpan dalam bentuk object, pendekatan tersebut dilakukan kalau mengunakan database relational
atau pakai contoh pada artikel diatas, mengunakan oracle multimedia
selain itu juga bisa mengunakan pendekatan object oriented, mendeskripsikan typedata khusus untuk suara pada bahasa pemrograman OO dan menyimpannya langsung pada filesystem
semoga bisa membantu
wah bersyukur banget hari ini sempat mbaca artikelnya, mo nanya nih mas..tentang OO… ‘tool’ diagram paling enak tu kan UML,nah klo misalnya mbuat aplikasi flash, trs pake web server dengan PHP dan db nya dengan MySQL, apakah itu termasuk OO juga?
maaf saya masih awam dengan OO, kan aplikasi flash termasuk multimedia, tapi database yang digunakan pake MySQL yang relational gitu, klo perancangannya pake UML bisa yg aplikasi td tergolong OO jg…
oiya saya lagi TA ada temen saya yg nanyain ini,knapa pake UML klo databasenya bs berelasi?saya bingung njawabnya
@hendra :

hmmm…
kayaknya banyak yg salah pemahaman nih hendra
hendra, OO itu bukan bahasa pemrograman, walaupun memang bahasa pemprograman itu mendukung OO misal java, c# dll, namun tidak berarti semua yg ditulis di atas situ menerapkan konsep OO, banyak di jumpai coding mengunakan pendekatan struktural di atas bahasa pemrograman OO
coba deh baca2 ttg referensi OO
kalau kasusmu antar flash + PHP + MySQL, sepertinya masih diluar konsep multimedia database, kecuali flashnya di simpan di database, kayaknya anda hanya butuh menerapkan XML sebagai jembatan penyimpanan data di flash agar bisa berkomunikasi dgn PHP dan MySQL, bukankah begitu
ttg teman anda, salam buat dia, dan tampaknya juga konsep UML mungkin kurang tepat, kalau saya menangkapnya ia hanya membandingkan desain database dgn class diagram, bukankan begitu? padahal UML terdiri dari banyak diagram, digunakan untuk mengetahui struktur dan behaviour dari aplikasi yang hendak di buat
memang, kebanyakan , terutama pada tarap pembangunan Perangkat lunak kelas kecil, desain detail dengan UML hanya akan membuang2 waktu, karena pada dasarnya semua masih bisa terekam di otak :p
namun ketika dalam skala besar, hal ini penting untuk memetakan permasalahan dan desain yang rumit serta melibatkan banyak orang
begitu.. semoga tidak kepanjangan dan semoga pemahaman saya ttg permasalahan yang hendra ungkapkan tidak salah
salam
mas, mw nanya nih tentang suara dalam database, klo langsung d simpan dalam database mungkin ukuran nya sangat besar, mungkin file suara tersebut d konversi dulu menjadi path. yg mw ditanyakan apakah typedata untuk file path dalam database
trims..
mw nanya nich, contoh dari multimedia database dengan menggunakan oracle?