Software Black Hole
Jan 17th, 2010 by indrakharisma
melakukan pengujian perangkat lunak secara menyeluruh hampir pasti tidak dapat dilakukan, hal ini dikarenakan karena keterbatasan budged dan juga waktu. hal tersebut memacu para software developer untuk merancang metode testing yang efektif dan efisien.
banyak yang berangapan bahwa bugs dalam software tersebar secara homogen, namun hal itu di tentang dengan adanya teori bahwa bugs dalam software berkumpul, hal ini yang disebut software black hole. dalam teori bugs yang berkumpul, maka perlu dilakukan testing pada seluruh bagian dari software, dan hal ini mutlak sulit dilakukan. sedangkan pada teori software black hole testing difokuskan kepada bagian software tempat bugs berkumpul.
pola pikir dalam menguji bugs yang homogen adalah menjalankan tes, mencari bugs, memperbaiki bugs, menguji kembali, dan melakukan iterasi pengujian. sedangkan pola pikir pengujian pada software black hole adalah mengeksplorasi software black hole dan memperbaiki black hole tersebut dengan cara merdesign ulang software modul dan kemudian mengeksplorasi kembali software black hole.
secara praktik, hal itu dilakukan dengan menerapkan black box dan white box testing, black box testing merefleksikan pengujian terhadap requirement, sedangkan white box testing merefleksikan pengujian terhadap software black hole
Randi on
diki on
indra on
qowiyu on
Trims ya.. banyak membantu dalam menentukan kualitas software
terima kasih banyak mas atas tulisannya ini…
thanks for sharing…
wah ada info mantep neh….
nice article…